MENUJU KELULUSAN PERDANA, DIFA UAD SOSIALISASIKAN MEKANISME PENDAFTARAN UJIAN TERTUTUP DAN TERBUKA BAGI ANGKATAN 1
(S3 DIFA News) Menjelang fase akhir masa studi, Program Studi Doktor Informatika Universitas Ahmad Dahlan (S3 DIFA UAD) kembali menekankan pentingnya pemahaman bagi mahasiswa angkatan pertama DIFA01 terhadap seluruh rangkaian penyusunan disertasi, yang puncaknya ditandai oleh dua tahapan krusial: Ujian Tertutup (Pra-Promosi) dan Ujian Terbuka (Promosi Doktor). Setiap tahapan ini memiliki mekanisme dan standar penilaian spesifik yang dirancang untuk menguji kedalaman serta keaslian riset yang dilakukan oleh calon doktor.
Rangkaian panjang ini dipantau langsung oleh jajaran promotor dan dosen pengampu S3 DIFA UAD. Di antaranya adalah jajaran guru besar dan pakar informatika seperti: Prof. Drs. Ir. Abdul Fadlil, M.T., Ph.D., Prof. Dr. Ir. Imam Riadi, M.Kom., Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., Prof. Ir. Tole Sutikno, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng, Assoc. Prof. Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D., Assoc. Prof. Dr. Murinto, S.Si., M.Kom., Assoc. Ir. Herman Yuliansyah, S.T., M.Eng., Ph.D.

Rangkaian ini dimulai dari penyusunan proposal, penelitian lapangan, hingga evaluasi berkala bersama promotor. Setelah draf disertasi dinyatakan layak, mahasiswa akan menghadapi Ujian Tertutup. Mekanisme ujian ini bersifat privat dan berfokus pada pengujian akademik secara mendalam oleh dewan penguji guna membedah metodologi, orisinalitas, dan kontribusi ilmiah riset. Jika dinyatakan lulus dengan revisi yang terselesaikan, mahasiswa baru diperbolehkan melangkah ke Ujian Terbuka. Pada tahap akhir ini, mekanisme ujian bersifat publik, di mana promovendus (calon doktor) memaparkan hasil temuannya di hadapan senat universitas, keluarga, dan khalayak umum untuk mempertahankan disertasinya dari sanggahan para penguji sebelum resmi menyandang gelar Doktor.








